5 Pernyataan Surya Paloh Akui NasDem Terima Hasil Pemilu 2024, Buka Peluang Gabung Pemerintah

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengungkapkan keraguan soal hak angket yang digulirkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Sikap ragu Surya Paloh ditunjukkan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan rekapitulasi hasil perolehan suara Pilpers dan Pileg 2024.

“Pertanyaannnya masih mungkinkah efektivitas yang akan diperoleh oleh Nasdem atau siapapun yang melaksanaka hak angket dalam kondisi pada saat ini di dewan. Ini perlu kita pikirkan bersama,” kata Surya Paloh.

Surya Paloh mengakui, Nasdem awalnya mendukung usulan hak angket semata-semata karena menghormati hak konstitusional yang dimiliki oleh seluruh anggota dewan.

Namun, mengamati dinamika yang terjadi saat ini. Demokrasi yang ada pada saat ini tidak lagi mengedepankan asas musyawarah dan mufakat, tapi suara terbanyak.

“Ketika kita berhadapan pemilihan suara terbanyak, kita harus pikir dulu kita sudah banyak suara belum,” ujar dia.

Surya Paloh mengatakan, Partai Nasdem tetap menghormati partai lain yang ingin mengusung hak angket. Sementara itu, Partai Nasdem sendiri akan mempertimbangkan kembali matang-matang.

“Jadi kami serahkan pada kawan-kawan yang ingin meneruskan hak angket, tentu Nasdem amat sangat menaruh rasa simpati dan respeknya. Bagaimana sikap Nasdem? Kami akan evaluasi. Kami lihat dulu satu per satu,” ujar dia.

“Partai yang lebih besar dalam posisinya di dewan perwakilan rakyat hari ini bukan Nasdem sebagai partai terbesar,” dia menambahkan.

Surya Paloh mengaku menunggu sikap partai, terutama yang mengantongi kursi terbanyak di DPR RI, salah satu yang disingung yaitu PDI Perjuangan.

“Bahkan rekan-rekan dari PDIP yang pertama sekali mengambil inisiatif untuk menggulirkan hak angket. Nah kita lihat ini sejauh mana progresnya berjalan. Jadi partai dengan jumlah perolehan suara yang tidak nomor satu dari hasil Pemilu 2024 ini boleh lah ikut lihat-lihat dulu pada partai yang mendapatkan suara dan kursi paling banyak. Jadi ini jawaban kami,” dia menandaskan.

Baca Juga  PKS Tunjuk Imam Budi Hartono Maju Pilkada Depok, SK Sudah Terbit

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *