Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global, Kementan Tetapkan Arah Kebijakan Tahun 2024, Apa Itu?

Di sisi SDM, Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus melakukan kegiatan pembinaan penyuluh pertanian dan petani diberbagai wilayah di Indonesia, terutama dalam peningkatan produksi padi dan jagung.

Kementan juga sudah mempermudah penyuluh pertanian dan petani untuk membantu peningkatan produksi padi dan jagung. Yang terbaru, menghapuskan kartu tani untuk mempermudah petani memperoleh pupuk bersubsidi digantikan dengan kartu tanda penduduk (KTP).

“Penyuluh dan para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan. Krisis pertanian akan menjadi krisis politik dan membuat pemerintah sulit berkembang, karena itu kita harus jaga bersama,” ujar Amran.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan Kementan berkomitmen menyiapkan SDM pertanian yang berjiwa wirausaha. Oleh karenanya salah satu program utama Kementan dalam menjamin produktifitas, kontiyuitas dan ketahanan pangan adalah penumbuhan 2,5 juta pengusaha pertanian millenial sampai dengan tahun 2024.

“Tantangan yang semakin Kompleks seperti El Nino yang berdampak terhadap penurunan produksi konflik geopolitik yang menyebabkan terganggunya distribusi pangan dan adanya restriksi ekspor dari negara-negara produsen pangan,” ungkap Dedi saat evaluasi kinerja BPPSDMP tahun 2023 dengan tema Kesiapan SDM Pertanian Mendukung Peningkatan Produksi Padi dan Jagung di Bogor, Kamis (28/12/2023). 

 

Quoted From Many Source

Baca Juga  Polisi Perpanjang Masa Penahanan Siskaeee untuk 40 Hari ke Depan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *