Melihat Kehidupan Bekantan, Primata Langka Pulau Kalimantan di Hutan Kota Tarakan

Sebagai pengelola kawasan konservasi, Heri banyak belajar mengenai kehidupan bekantan. Ia membersihkan kawasan secara rutin, memberi makan setidaknya 6 tandan pisang untuk bekantan setiap harinya. Karena sudah terbiasa mengurus kawasan ini, Heri menemukan sejumlah fakta unik dari kepribadian primata bekantan.

“Bekantan itu beda dengan monyet-monyet yang lainnya. Kalau bekantan ini merupakan suatu hewan yang pemalu. Nah, tapi dengan adanya konservasi ini harapannya mereka bisa interaksi lebih baik, khususnya dengan manusia,” jelasnya.

Uniknya lagi, meskipun mereka dapat memakan berbagai jenis makanan, bekantan dikenal lebih menyukai pisang kepok yang masih hijau daripada yang sudah matang. Ini terjadi karena saat melihat pisang berwarna hijau seperti daun yang mereka gemari.

Beberapa temuan menarik lainnya adalah, kalau ingin mendekati bekantan disarankan memakai baju warna hitam dan tidak menggunakan parfum. Karena bau yang menyengat atau tajam tidak disukai bekantan.

Pengelola Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan, membagikan kisah uniknya dalam menjaga keberlangsungan Bekantan.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Ma'ruf Amin Minta KPU Tingkatkan Keamanan Data Pemilih Usai Kebocoran Data

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *