Menyingkap Misteri Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Bekasi

Liputan6.com, Jakarta – Teka-teki di balik kematian Rini Mariany (50), seorang wanita yang jasadnya ditemukan di dalam sebuah koper di aliran Sungai Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, mulai terungkap. Termasuk soal motif hingga hubungan antara pelaku dan korban.

Diketahui, pelaku pembunuhan Rini Mariany (50) bernama Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (28). Pelaku telah berhasil ringkus oleh pihak kepolisian di Wilayah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Selain itu, pelaku juga sudah ditetapkan tersangka dan ditahan.

Selain meringkus tersangka utama, Polisi juga telah menangkap tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan ini, yakni Aditya Tofiq Qurahman (21) yang merupakan adik dari tersangka utama. Total, saat ini ada dua orang tersangka.

“Kami mengamankan tersangka AARN dan AT,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra saat konferensi pers, Jumat (3/5/2024).

Wira menerangkan, AARN merupakan dalang dalam pembunuhan ini. Dia yang membunuh dan memasukkan jasad korban ke dalam koper. Sedangkan, AT membantu membuang jasad korban di pinggir Jalan Kalimalang, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Adapun, kedua tersangka memilki hubungan keluarga.

“AT merupakan adik kandung dari tersangka AARN yaitu membantu tersangka AARN membuang koper yang berisi mayat korban di daerah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi,” ujar dia.

Adapun terkait hubungan tersangka utama dan Korban, Wira menungkap bahwa keduanya selain sebagai rekan kerja juga punya kedekatan. Korban selaku pemegang keuangan di salah satu perusahaan sedangkan tersangka sebagai auditor.

“Di awali memang karena tugas daripada korban terhadap perusahaan, di situlah terjadi perkenalan,” ucap Wira.

Wira mengatakan, hubungan di antara kedua semakin intens sampai melakukan hubungan layaknya suami-istri. Tercatat pertemuan dilakukan sebanyak dua kali.

Baca Juga  26 Titik Ganjil Genap Jakarta Berlaku Hari Ini Kamis 19 Oktober 2023, Simak!

“Jadi tidak hanya pada saat itu tapi juga sebelumnya sudah pernah beberapa kali,” ujar dia.

Wira menerangkan, tersangka kembali mengajak korban ke sebuah hotel di sebuah hotel kawasan Kota Bandung, Jawa Barat pada 24 April 2024. Ajakan itu pun disambut baik oleh korban. Saat pertemuan itu, korban meminta kejelasan tentang hubungannya.

“Korban meminta tersangka untuk menikahi. Namun, ditolak karena tersangka merasa hubungan suami-istri dilakukan atas dasar suka sama suka,” ujar dia.

Tim gabungan dari Kepolisian berhasil membekuk pembunuh wanita yang jasadnya ditemukan dalam koper di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, di kawasan Palembang. Sebelumnya pelaku dan korban sempat terekam kamera pengaw…

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *