Bejat! Ketua Yayasan Bergelar Doktor Perkosa dan Paksa Aborsi Murid Didiknya di Kalbar

Tak Berkategori

Selasa, 8 Agustus 2023 – 15:11 WIB

Pontianak – Oknum bergelar S-III , Pembina sebuah Yayasan Pendidikan yang menaungi salah satu sekolah di jalan Komyos Soedarso (Jeruju) Pontianak berinisial HS (46 tahun) ditahan polisi terkait kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur berusia 17 tahun. 

Baca Juga :

2 Tersangka Penipuan Bisnis Spare Part Ditahan Polisi, Begini Respons Korban

Korban yang bersekolah di yayasannya itu diperkosa hingga hamil. Bahkan, korban dibawa ke Jakarta untuk melakukan aborsi. Kini pelaku HS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Korban diperkosa sebanyak 5 kali

Baca Juga :

Polisi Segera Panggil Finalis Miss Universe Indonesia Soal Dugaan Pelecehan Seksual

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Tri Prasetyo

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Tri Prasetyo

Photo :

  • Instagram @polresta_pontianak

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Polda Kalbar, Kompol Tri Prasetyo, S. I. K menjelaskan sesuai laporan korban, tersangka HS melakukan dugaan persetubuhan terhadap anak dibawah umur ini sebanyak lima kali. Dua kali disebuah hotel di Pontianak. Dan tiga kali di tempat tersangka.

Baca Juga :

4 Fakta Polisi yang Atur Lalu Lintas Cuma Buat Foto Terus Pergi, Supaya Kelihatan Kerja?

“Jadi kejadian ini terjadi sebanyak 5 kali menurut keterangan korban. Yang pertama itu terjadi di bulan Juli 2022. Yang kedua juga terjadi bulan Juli juga tahun 2022. Selanjutnya,  yang ketiga, keempat, dan kelima terjadi setelah bulan Juli, sekitar Agustus, September di rumah tersangka,” ujar Kompol Tri, dikutip dari unggahan akun instagram @polresta_pontianak, Selasa, 8 Agustus 2023.

Halaman Selanjutnya

Tri menjelaskan rudapaksa yang dilakukan HS ini saat korban berumur 17 tahun pada tahun 2022. Kini, usia korban sudah 18 tahun. Pelaku melakukan aksi kepada korban dengan mengiming-imingi sesuatu.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *